5 Tips Menggunakan Kembali Wadah Plastik Bekas Pesan Makanan

Share Keteman & Saudara


Anjuran di rumah saja memiliki imbas yang cukup besar bagi banyak sektor, termasuk lingkungan. Saat membeli makanan secara online, biasanya wadahnya adalah plastik. 

Bayangkan jika wadah ini langsung dibuang. Berapa banyak sampah plastik yang menumpuk di luar sana. 

Meski bukan sepenuhnya salah kamu, karena ada kalanya orang butuh membeli makanan secara online, kamu tetap bisa berkontribusi menekan sampah plastik berlebihan. 

Disusun igogo.id, inilah cara menggunakan kembali wadah plastik bekas memesan makanan online. 

1. Gunakan untuk wadah makanan yang tidak panas

1. Gunakan wadah makanan tidak panas

Freepik

Meski banyak yang menyertakan informasi bahwa wadah tersebut tahan panas dan bisa dimasukkan ke microwave, namun ada baiknya tidak menggunakannya untuk makanan yang panas. 

Karena kamu tidak tahu apakah informasi tersebut benar atau tidak. Untuk amannya, gunakan saja untuk menempatkan makanan yang sudah dingin dan siap ditaruh di kulkas. 

Dengan begini, kamu tidak akan khawatir dengan wadah yang meleleh atau malah mengeluarkan zat kimia berbahaya bagi tubuh saat memasukkan makanan panas atau saat dipanaskan.

Editors’ Picks

2. Jadikan sebagai tempat penyimpanan barang 

2. Jadikan sebagai tempat penyimpanan barang 

Pexels/Tatiana Syrikova

Jika ingin lebih aman, maka jangan gunakan untuk menyimpan makanan. Kamu bisa menggunakannya untuk wadah bawang atau bumbu dapur. 

Atau, bisa juga mengumpulkan benda-benda kecil dan memasukkannya di laci. Sehingga, kamu takkan repot mencari barang di laci. 

Jika masih ada anak balita, bisa dijadikan wadah mainan mereka yang kecil. Tentu masih banyak lagi peruntukan wadah plastik yang bisa kamu gunakan kembali. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan. 

3. Sebagai media menanam bibit

3. Sebagai media menanam bibit

Freepik/tirachardz

Untuk Mama yang sedang senang bercocok tanam, wadah plastik ini jadi tempat yang tepat untuk memulai kecambah. Letakkan kapas yang dibasahi di dasar wadah plastik dan sebarkanlah bibit di atasnya. 

Baca Juga :   50 Persen Lansia Tertular Covid-19 Kritis dan Meninggal Dunia

Tempatkan di area yang sejuk namun tetap terkena sinar matahari. Tergantung dengan besaran dari biji bibit, kecambah bisa muncul dalam waktu 3 hari sampai 7 hari kemudian. 

Kamu bisa menggunakannya lagi saat ingin menumbuhkan kecambah bibitnya. 

4. Jangan pisahkan dengan tutupnya

4. Jangan pisahkan tutupnya

Freepik/Goffkein

Meski terlihat mirip, namun sebenarnya beberapa wadah tidak mudah cocok dengan yang bukan tutupnya. Maka dari itu, penting sekali untuk menyimpannya bersama dengan tutupnya. 

Ketika saling tertukar, maka kamu akan susah menggunakannya sebagai wadah penyimpanan. Belum lagi jika ada tutup yang tidak cocok dengan manapun, maka akan jadi sampah. 

Wah, tidak mau, kan, menambah sampah plastik di Bumi tercinta ini?

5. Buka tutup dengan perlahan

5. Buka tutup perlahan

Freepik

Karena cukup tipis, kamu perlu dengan seksama menjaga keawetan wadah plastik ini. Salah satu cara paling krusial dan penting adalah dengan membuka dan menutup dengan perlahan. 

Jika memaksa atau terlalu kencang, maka bisa mematahkan plastiknya. Kalau sudah begitu, maka akan sulit untuk digunakan kembali. 

Meski terasa sederhana, namun langkahmu untuk lebih peduli dengan lingkungan sangatlah berarti. Jagalah wadah plastik ini dengan baik dan gunakan dengan maksimal. 

Jangan biarkan sampah plastik makin menggunung, ya!

Baca juga:

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: